Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2022

Jatuh sejatuh nya

sulit untuk berterus terang berbekal luka yang belum reda, aku menerimanya tanpa harapan dan ekspetasi simple nya gini:  "baik ya syukur alhamdulillah, kalo jahat berarti aku harus siap sakit hati kembali"  "lagi dan lagi" Entah mengapa bersama mu terlalu yakin dan percaya. Karna banyak beberapa hal yang ku lihat berbeda dari yang lain. Banyak hal baik yang pernah kamu lakuin sehingga semesta membuat ku bahagia dan mengirimkan mu sebagai seseorang yang aku perlu untuk sebuah luka yang sembuh nya tidak mudah, dan kamu seperti penawar yang mampu meredam luka itu. berawal dari menerima mu tanpa berharap apa-apa, aku kagum pada cara mu yang dingin dibersamai dengan sikap yang peduli dan baik pada ku. berawal dari menerima mu tanpa ekspetasi, aku jatuh sejatuh-jatuhnya pada caramu mencintai.  ku harap semua ini bukan luka lagi. namun hal indah yang meredam segala luka

LUAPAN

Dimulai dari kesibukan dengan berbagai banyak kegiatan yang harus di kejar dan dilakukan. Dari pagi hingga malam. Entah apa yang dikejar tapi rasanya semua nya terlalu terburu buru. Mungkin banyak beberapa teman yang bertanya "apa yang kamu kejar? apa yang kamu cari? Sampai pada kala itu sore menjelang malam pergi ke salah satu tempat hanya sekedar mendengar ombak dan tertawa bersama teman teman. yaa bisa di bilang tempat nya untuk berbahagia bersama teman. Pada hari itu lah kekacauan hadir pada diri ini. Memulai untuk membuka lembaran dan berharap penuh agar tidak terluka kembali. Seperti nya hari itu hari dimana kebahagian ku kembali seperti layaknya berlari sambil tertawa di pinggir pantai kala itu.  Berjalannya waktu sepertinya hari ke hari semakin indah dilalui dan semangat pun bergebu gebu sampai tidak bisa mengendalikan diri sendiri. Pada saat itu mungkin tetap dalam waspada agar lebih mengenal dahulu. kebaikannya pun terlihat secara perlahan dengan di bersamai sikap nya ya...